Sabtu, 05 April 2014

Pertemuan 8

Penerapan konsep sistem industri à sistem perguruan tinggi à Proses Pendidikan di Perguruan Tinggi (continous educational process improvement)  :
(1)    Adanya ide-ide untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi, pengembangan kurikulum,
(2)    Proses pembelajaran,
(3)    Pemuasan pengguna lulusan (pelanggan) dan alumni.
(4)    Adanya umpan-balik yang berasal dari pengguna lulusan dan alumnià mendesain ulang kurikulum dan memperbaiki proses pendidikan perguruan tinggi yang ada.

Empat komponen utama penerapan Roda Deming à manajemen Perguruan Tinggi :
(1)    Riset pasar tenaga kerja,
(2)    Desain proses pendidikan yang dinamis dan berorientasi pasar,
(3)    Operasional proses belajar­mengajar yang terkontrol, dan bertanggung jawab menyerahkan tepat waktu lulusan yang adaptif, kompetitif dan berkualitas baik,

(4)    Mampu berkompetisi dalam persaingan global yang sudah dimulai sejak 2003. 

Ciri-Ciri Metode Pembelajaran Baru (Smith, 2000) sbb:
(1)    Mempelajari banyak hal, bukan hanya yang menjadi pemikiran
(2)    Mempunyai perencanaan jauh ke depan
(3)    Menciptakan program individual
(4)    Pembelajaran menggunakan media elektronik
(5)    Pusat pembelajaran menggunakan pelatihan berbasis komputer
(6)    Pembelajaran berkaitan dengan sasaran bisnis
(7)    Lingkungan pembelajaran yang positif dan bersifat proaktif
(8)    Pelatihan dilakukan just-in-time berdasarkan kebutuhan
(9)    Teknologi merupakan kawan dan menjadi faktor penggerak seluruh kegiatan
(10) Media elektronik merupakan aset yang berharga.

Fungsi-fungsi dalam manajemen perguruan tinggi modern berbasis sistem manajemen mutu :
(1)    Fungsi Riset & Pengembangan
(2)    Fungsi Pemasaran
(3)    Fungsi Operasional
(4)    Fungsi Pengendalian Mutu
(5)    Fungsi Administrasi & Keuangan

Pertemuan 7

PERAN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI à ORGANISASI :
(1)          EFISIENSI
(2)          EFEKTIVITAS
(3)          KOMUNIKASI
(4)          KOLABORASI

(5)          KOMPETITIF

Prediksi Gartner :
(1)          80% profesional TI di Amerika bekerja di perusahaan-perusahaan yang menerapkan TI, dan bukan perusahaan-perusahaan TI sendiri (hardware, software, service).
(2)          Profesional TI dituntut untuk memiliki kemampuan verbal dalam menyampaikan konsepkonsep teknologi informasi dalam bahasa yang dimengerti oleh banyak orang. 

Faktor Terbesar Perubahan Arah SDM TI :
·           Meningkatnya persaingan bisnis, 
·           Kompleksnya perkembangan Teknologi Informasi
·           TI semakin dibutuhkan :
-        Memecahkan permasalahan di berbagai bidang,
-        Diperlukan solusi multidisiplin, multiplatform dan sesuai dengan konteks permasalahan yang dihadapi.

Pesan penulis secara khusus untuk para generasi muda SDM TI Indonesia adalah :
(1)   OS, bahasa pemrograman, software dan teknologi hanyalah  sebuah tool (alat), yang harus kita kuasai dan gunakan untuk memecahkan masalah dan membangun solusi. Dia bersifat tidak kekal, dia bukanlah agama yang harus dianut dan difanatikkan seumur hidup. Ketergantungan terhadap sebuah tool adalah kebodohan. Debat kusir tentang tool dan saling mengumpat atau membela matimatian sebuah tool adalah tindakan sia-sia, karena mereka masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Setiap peluang memiliki nilai untung dan rugi, setiap keputusan yang diambil dalam hidup harus memperhitungkan opportunity cost yang harus dibayar

Pertemuan 6

Sejarah dan Evolusi

Generasi Pertama : Tabung Vakum
ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer)
Kebutuhan untuk alat perang USA, sebagai penghitung jarak lintasan peluru dan artileri.
Menyelesaikan persamaan-persamaan matematika.
Dibuat oleh John Mauchly dan John Presper Eckert di Universitas Pennsylvania

Sistem operasi / operating systems (OS) ; program yang ditulis untukmengendalikan dan mengkoordinasi kegiatan operasi dari sistem komputer

Bertanggung jawab, mengendalikan dan mengkoordinasikan semua operasi kegiatan


OS terdiri dari 2 bagian ; control program dan user interface

Control Program tersimpan dalam ROM (Read Only Memory) disebut resident memory.

Control Program tersimpan di disk disebut disk operating system (DOS)

Multitasking: memungkinkan beberapa program sekaligus diproses pada saat bersamaan di sebuah komputer dengan single user.

Multiprogramming: memungkinkan  beberapa program menggunakan resources komputer pada saat waktu yang bersamaan bergantian (ex ; proses memasukan data, melakukan cetak pada printer)

Pertemuan 3

PERANGKAT LUNAK :

-                PROGRAM KOMPUTER—SEKUMPULAN PERINTAH—YANG BILA DIEKSEKUSI MEMBERIKAN FUNGSI DAN KINERJA YANG DIINGINKAN.

-                STRUKTUR DATA YANG MEMUNGKINKAN PROGRAM MEMANIPULASI INFORMASI SECARA PROPORSIONAL.


-                DOKUMEN YANG MENGGAMBARKAN OPERASI DAN KEGUNAAN PROGRAM.

KARAKTERISTIK PERANGKAT LUNAK :
(1)      DIBANGUN DAN DIKEMBANGKAN.
(2)      TIDAK PERNAH USANG.
(3)    SEBAGIAN BESAR DIKEMBANGKAN SECARA CUSTOM-BUILT (TAK DAPAT DIRAKIT DARI KOMPONEN YANG ADA).

PEMANFAATAN KOMPUTER DI BERBAGAI BIDANG PEKERJAAN :
(1)         MAILTRACKING;
(2)         ANIMASI : GRAFIKA KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA;
(3)         PERPUSTAKAAN;
(4)         PELAYANAN RUMAH SAKIT, PERBANKAN DAN PELAYANAN PUBLIK LAIN;
(5)         PEMESANAN TIKET PESAWAT TERBANG;
(6)         ADMINISTRASI NEGARA;

KELOMPOK APPLICATION SOFTWARE :
(1)          GENERAL PURPOSE
(2)          SPECIAL PURPOSE

Pertemuan 2

ARTIFICIAL INTELLIGENCE


SUATU BAGIAN ILMU KOMPUTER BERTUJUAN : KOMPUTER BEKERJA SEPERTI MANUSIA DAN GABUNGAN CARA BERPIKIR MANUSIA DNG MESIN à PENGAMBILAN KEPUTUSAN, PEMECAHAN MASALAH, DAN PEMBELAJARAN.

APLIKASI KOMPUTER DAN ISYU SOSIAL


APLIKASI KOMPUTER DAN ISYU SOSIAL …

PERSONAL KOMPUTER
PEKERJAAN, KESENJANGAN KEAHLIAN
PENGOLAH MIKRO
PEKERJAAN, KEBEBASAN PRIBADI, KESENJANGAN KEAHLIAN
PROFESI PELAYANAN
PEKERJAAN, KENDALI TERPUSAT, TANGGUNGJAWAB, ETIKA DAN PROFESIONALISME, KESENJANGAN KEAHLIAN
SISTEM INFO. PERUMAHAN
PEKERJAAN, KEBEBASAN PRIBADI, TANGGUNGJAWAB, ETIKA DAN PROFESIONALISME, KESENJANGAN KEAHLIAN



APLIKASI KOMPUTER DAN ISYU SOSIAL …

EMAIL DAN TELECONFERENCE
PEKERJAAN, KEBEBASAN PRIBADI
PERATURAN PEMERINTAH
KESEHATAN, KEBEBASAN PRIBADI, KENDALI TERPUSAT, KEPENTINGAN NASIONAL
SENI
CITRADIRI MANUSIA
KOMPUTER DAN HUKUM
KEBEBASAN PRIBADI, TANGGUNGJAWAB
  

Pertemuan 1

PERANGKAT LUNAK :

-                PROGRAM KOMPUTER—SEKUMPULAN PERINTAH—YANG BILA DIEKSEKUSI MEMBERIKAN FUNGSI DAN KINERJA YANG DIINGINKAN.
-                STRUKTUR DATA YANG MEMUNGKINKAN PROGRAM MEMANIPULASI INFORMASI SECARA PROPORSIONAL.
-                DOKUMEN YANG MENGGAMBARKAN OPERASI DAN KEGUNAAN PROGRAM.

AREA PERANGKAT LUNAK :
  • PERANGKAT LUNAK SISTEM
  • PERANGKAT LUNAK RAEL-TIME
  • PERANGKAT LUNAK BISNIS 
  • PERANGKAT LUNAK TEKNIK DAN ILMU
  • EMBEDDED SOFTWARE
  • PERANGKAT LUNAK KOMPUTER PESONAL
  • PERANGKAT LUNAK KECERDASAN BUATAN 

BERBAGAI APLIKASI KOMPUTER :

(1)         MOBIL PANDAI DNG PENGOLAH MIKRO U/ MENCEGAH MESIN TIDAK PANAS, MEMANTAU PUTARAN MESIN, DAN BEBAN MESIN SERTA PENGGUNAAN GIGI TRANSMISI YANG TEPAT;
(2)         PERPUSTAKAAN ELEKTRONIK;
(3)         PENGENDALIAN LALIN UDARA;
(4)         PENGOLAHAN DATA CUACA;
(5)         PERMAINAN VIDEO.

Rabu, 19 Maret 2014

Pertemuan 5

PERKEMBANGAN ARPANET :

   AWAL 1980-AN, ARPANET TERPECAH MENJADI DUA JARINGAN, YAITU ARPANET DAN MILNET (SEBUAH JARINGAN MILITER), YANG SALING TERHUBUNG.

   JARINGAN INTERKONEKSI INI DISEBUT DARPA INTERNET, TAPI LAMA-KELAMAAN DISEBUT SEBAGAI INTERNET SAJA. 


E-COMMERCE :
-      KEGIATAN KOMERSIAL DI INTERNET : E-COMMERCE ADALAH AKTIFITAS TRANSAKSI PERDAGANGAN MELALUI SARANA INTERNET.
-      PARA PENJUAL (MERCHANT) DAPAT MENJAJAKAN PRODUKNYA SECARA LINTAS NEGARA KARENA MEMANG SIFAT INTERNET SENDIRI YANG TIDAK MENGENA BATASAN GEOGRAFIS.

Minggu, 09 Maret 2014

TUGAS 1

Raharja Career

Kamis, 06 Maret 2014

TUGAS 2


Perbandingan Etika Teknologi Informasi Di Dunia Maya dan Di Dunia Nyata

Etika yang berasal dari bahasa Yunani, ethos yang berarti karakter, sudah dipelajari berbagai ilmuwan sejak dulu kala. Pelajaran tentang etika yang terstruktur bahkan telah dilakukan Aristoteles (384SM-322SM) dan dapat ditemui di bukunya, Ethica Nichomachea dan masih terus dikembangkan hingga saat ini sebagai bagian dari studi filosofi moral.
Banyak ilmuwan di bidang ini berpendapat bahwa etika dipengaruhi pembentukannya terutama oleh ajaran agama, sosial budaya khususnya nilai-nilai dasar masyarakat  dimana kita berada, hukum atau aturan perundangan di negara kita dan berbagai hal lainnya. Lalu bagaimana perkembangan etika kita di dunia maya? Di dunia yang suasananya berbeda dengan dunia nyata kita sehari-hari?
Di dunia nyata, kalau Anda di suatu seminar mendengar paparan dari seseorang yang substansinya salah misalnya, tentunya anda akan ‘sungkan’ menyalahkan pembicara tersebut dengan kata-kata kasar, apalagi kalau dia berusia lebih tua dari kita dan apalagi kalau dia mengenal Anda. Anda tentunya akan memakai kata-kata yang baik agar sang pembicara tidak tersinggung. Tapi bagaimana pola komentar Anda kalau Anda berada di dunia maya? Anda tidak bertatapan langsung dengan pembicara tersebut sebab yang Anda lihat adalah layar komputer atau HP Anda. Bahkan mungkin saat memberi komentar tertulis, akan menggunakan alamat e-mail Anda dengan nama yang sangat berbeda dengan nama Anda sebenarnya.
Bahkan Anda mungkin menggunakan nama dan alamat yang berbeda dengan nama dan alamat anda sebenarnya ketika mendaftarkan e-mail Anda tersebut. Memangnya siapa yang mau memverifikasi data yang Anda masukkan tersebut? Pokoknya Anda yakin bahwa tidak ada yang tahu siapa Anda. Pada keadaan demikian, mungkin komentar Anda akan ‘seenaknya’, menggunakan kata-kata kasar atau bahkan menjelek-jelekan sang pembicara.
Komentar andapun mungkin Anda pasang di laman sosial media seperti Facebook, Twitter atau bahkan di e-mail ke banyak orang. Anda tidak percaya? Coba saja jadi follower Twitter salah satu tokoh di negeri ini, dengan mudah Anda bisa membaca berbagai komentar yang bisa membuat orang merah telinganya.
Hal ini tentunya mengkhawatirkan kita karena etika kita, karakter kita di dunia nyata, dapat berubah di dunia maya hanya karena kita menganggap bahwa tidak ada yang tahu siapa kita ketika kita melakukan suatu aktivitas. Tiba-tiba saja nilai-nilai dasar kita berubah, ketaatan kita terhadap hukum juga hilang, sopan santun kita tidak terjaga lagi. Tiba-tiba kita menjadi seseorang yang lain ketika kita berada di dunia maya.
Seseorang yang sopan santunnya sangat terjaga di dunia nyata, tiba tiba bisa berubah ketika dia berada di dunia maya. Akibatnya, dunia maya kita dihuni oleh banyak orang, yang walaupun etikanya di  dunia nyata baik, tetapi di dunia maya etikanya menjadi tidak terjaga lagi. Lebih sulit lagi, kita tidak tahu siapa sebenarnya mereka.
Yang paling mengkhawatirkan tentunya adalah ketika etika kita yang jelek di dunia maya tersebut terbawa ke dunia nyata. Katakanlah kita sangat menjaga diri untuk selalu bersikap baik di dunia nyata, seperti tidak mau menonton tarian yang kelewat eksotik di diskotik malam misalnya. Tapi kalau tiap hari kita dan terutama anak-anak kita melihat tontonan pornografi di dunia maya, dan kita menontonnya karena kita anggap toh tidak ada yang tahu apa yang kita lakukan, maka dalam waktu cukup lama, katakanlah 20-30 tahun lagi, nilai-nilai dasar kita bisa berubah, dan generasi  kita berikutnya, menganggap bahwa tontonan pornografi di dunia nyata adalah hal biasa saja.
Perubahan etika ini bisa terjadi untuk berbagai bidang. Kalau tadinya etika kita di dunia nyata melarang kita mencontek saat ujian di sekolah, tapi kita membiarkan pengambilan data tanpa izin pemiliknya di dunia maya, suatu saat mungkin kita akan membiarkan saja kalau ada siswa yang meng ‘copy’ tulisan orang lain untuk tugas akhir disekolahnya.
Karena itu, sudah waktunya institusi-institusi kita memikirkan agar etika kita tetap harus dijaga bahkan ditingkatkan, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Kode etik Insinyur Indonesia ‘Catur Karsa dan Sapta Dharma’ misalnya, harus benar-benar dipahami dan dilaksanakan oleh para insinyur kita, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Jangan sampai para Insinyur kita membuat pelanggaran hukum didunia maya. Bersama sama, kita perlu menjaga, bahkan meningkatkan etika kita setiap saat. Hanya dengan etika yang baik, kita dapat membangun negara dengan baik pula. Semoga.


Senin, 12 September 2011

Profile

Data Diri Selengkapnya:


Nama : Jagad Kusumayudha
TTL : Bekasi, 20 Maret 1992
Alamat : Griya Parungpanjang Blok C1/G No.12
Agama : Islam
Email : jagadvtk24@gmail.com / jagad@raharja.info
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Tinggi Badan : 165 cm
Status Perkawinan : Belum Menikah
Pendidikan : STMIK Raharja sampai sekarang

Jumat, 31 Desember 2010

Pertemuan 4

PENYEBAB PERMASALAHAN ETIKA DALAM SISTEM INFORMASI :
(1)          Pengaruh TI yang mendalam à Kehidupan manusia yang terkait dengan etika;
(2)          Manajer yang menentukan penerapan TI ke organisasi à bertanggungjawab permasalahan etika.



INTELECTUAL PROPERTY RIGHT :
Beberapa alasan untuk melakukan pembajakan perangkat lunak—melanggar hak kepemilikan intelektual :
(1)                Mudah dilakukan dan dapat dilakukan dimanapun;
(2)                Hasil copian sama dengan hasil membeli;
(3)                Hargan P/L asli  sangat mahal;
(4)                Perusahaan pembuat P/L tidak merugi karena sudah mendapatkan keuntungan. 

SECURITY :
Kelalaian dan kesengajaan seseorang dapat merusak security (sistem komputer) :
(1)          Meninggalkan terminal komputer tanpa dijaga;
(2)          Menuliskan password di suatu tempat yang dibaca orang lain;
(3)          Memberikan password kepada orang-lain.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More